Membuat Kompos dari Sampah Bagi Rumah Tangga yang Tidak Mempunyai Lahan
By Aris Basuki
Bagi rumah tangga yang tidak memiliki tanah atau lahan kosong, pengolahan sampah menjadi kompos dapat dilakukan dengan menggunakan ember, pot, kaleng bekas, atau sejenisnya. Benda-benda ini sekaligus nantinya dapat dijadikan pot, jadi praktis langsung dipakai untuk menanam tanaman.
Bahan dan Cara Pengolahan
Sediakan ember, pot, kaleng bekas, ataupun wadah lainnya, tempat seadanya saja sesuai ketersediaan tempat di lingkungan. Jadi gak usah memusingkan yang macam-macam, yang penting praktek aja dulu :D Namanya juga cara sederhana.
Bagaimana Cara Pengolahannya? Oke, langsung saja ...
- Lubangi bagian dasar dan letakkan di wadah yang dapat menampung rembesan air dari dalamnya.
- Masukkan sampah organik ke dalam wadah (drum) setiap hari.
- Taburi dengan sedikit tanah, serbuk gergaji, atau kapur secara berkala.
- Bila terdapat kotoran binatang bisa ditambahkan untuk meningkatkan kualitas kompos.
- Setelah penuh, tutup drum dengan tanah dan diamkan selama dua bulan.
- Wadah siap dijadikan pot dengan kompos di dalamnya sebagai media tanam.
Hal-Hal Lain Yang Perlu Diperhatiakan
Dalam proses pengomposan, bisa memakai larutan bakteri pengurai (EM4) -banyak dijual di toko pertanian, berfungsi untuk mempercepat proses pengomposan- lebih bagus malah prosesnya lebih cepat 1 bulan bisa dibuka.
Jadi setiap masukin limbah lalu timbun dengan tanah, embernya sebaiknya ditutup biar tidak berbau dan tidak ada lalatnya yang masuk dan meletakkan telurnya (sehingga bisa menimbulkan belatung).
Kalau sampah organik rumah tangga tidak ditimbun dengan tanah biasanya memang banyak belatungnya, apalagi kalau yang dimasukin sampah buah2an..lbih baik ditimbun dengan tanah atau kalau tidak ada bisa memakai kardus yang disobek2 buat alas sama permukaannya.
Demikian tadi sharing Pembuatan Pupuk Organik Sampah Rumah Tangga Secara Sederhana, semoga bermanfaat.
Demikian tadi sharing Pembuatan Pupuk Organik Sampah Rumah Tangga Secara Sederhana, semoga bermanfaat.
0 komentar:
Post a Comment