Cara Membuat Pupuk UREA Padat dan Cair Organik
Pupuk urea banyak mengandung unsur N. Sumber N yaitu kotoran ayam (kohe ayam).
Tempat pembuatan bisa bentuk bulat atau kotak, diameter 1 meter dalam 1 meter, tanpa ada saringan/ para2/ sekat dari kayu.
Bahan Yang Dipakai:
Kapasitas 10 karung, terdiri 8 karung kohe ayam pedaging dan 2 karung kohe ayam petelur.
Ditambahkan 8 liter urin sapi dan 2 liter urin kambing.
Ditambahkan katalis 1 sebanyak jumlah karung (10 liter).
Ditambahkan air (kohe kering = 15 liter/ karung = 120, kohe basah 10liter/ karung = 20 liter).
Fermentasi tertutup (unaerob), ditutup dan ditinggal selama 14 hari.
Hasil urea cair kurang lebih sebanyak katalis (10 liter). Karena air banyak menyerap di sekam.
Cara mengecek: Pada saat proses, hari 1 dan 2 semakin panas (80 derajat).
Aplikasi:
Untuk cair, dicampurkan dengan air dengan perbandingan 1:10. 1 bagian pupuk cair dan 10 bagian air.
Untuk yang urea padat, dosisnya per meter 150 gr. Kalau untuk awal pembukaan lahan pertama bisa diberikan lebih banyak.
Penggunaan untuk tanaman:
Untuk sayur dan padi pakai pupuk urea ini.
Untuk tanaman berbuah : cabe, terong, dll pakai pupuk horti.
Yang padat bisa diberikan 3 kali saat masa vegetatif.
Satu kali pembuatan (10 karung) bisa digunakan untuk lahan seluas 2000 meter. Jadi kalau digunakan pada konsep 1005, maka bahan yang dipakai hanya setengahnya saja yaitu 5 kg.
0 komentar:
Post a Comment